Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Mengapa kami ke sana?
Karena F-KB terihat netral terhadap RUU P.
Jawaban mereka mengenai hal ini :
FKB tidak punya alasan keuntungan plolitik apapun untuk berada di posisi menolak ataupun netral. Concern kami pada saat ini adalah “Komitmen kebangsaan kami & sebagai partai islam, kami mendukung RUU ini.” Saat ini FKB mencoba untuk positif terhadap RUU ini (Setuju), tetapi pencitraan dari media ke masyarakat yang membuat kami terlihat Netral.
Dalam pertemuan tersebut, mereka juga memberitahukan update terakhir dari RUU P, bahwa terjadi perubahan yang di usulkan oleh FKB pada pasal 4, tentang pronografi yang di larang. Sebelumnya, point ini tidak di cantumkan dalam PANJA, tetapi saat ini sudah di sepakati dan di tambahkan dalam point F Pasal 4, jadi point ini di masukan secara explicit. Termasuk juga pencitraan anak terhadap orang dewasa. (bunyi pasalnya kemaren ga di sebutin).
Terungkap juga bahwa perwakilan tim pansus dari salah satu partai besar yang menolak RUU ini (situ tau lah sapa partai nya, kan yang nolak Cuma 2, F-FDIP & F-PDS), sebenarnya setuju akan RUU P, tetapi dorongan dari partailah yang membuat mereka untuk menyuarakan menolak RUU ini.
Permintaan dari kami adalah supaya RUU ini segera di sahkan, melihat RUU ini punya kans untuk membuat ketidakstabilan kemanan di masyarakat. Saat ini sudah mulai banyak provokasi-provokasi yang timbul dari kalangan tertentu yang bisa membuat perpecahan.
Yang hadir pada kunjungan tersebut :
FSLDK
KAMMI Bandung
HMI
UI
Perwakilan Masyarakat dari Singapura
ASA Indonesia
Wanita Indonesia
Perwakilan kaum ibu
Penulis JBDK (Jangan Bugil Didepan Kamera)
Haduw, ane lupa sapa lagi, coz ga d catet…ntu yg ad d ingetan ane aj…hehe…
Terakhir… komitmen dari FKB adalah akan menyelesaikan RUU P ini pada minggu ini.
AMIN…..
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar